Amuntai – Hari ini Senin (8/2) Kota Amuntai diguncang demo besar-besaran. Demontrasi tersebut dilaksanakan sebagai ungkapan ketidakpuasan beberapa element masyarakat Hulu Sungai Utara (HSU) atas perpanjangan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) HSU.
“Demo Senin depan (hari ini-red), adalah lanjutan dari demo yang kami laksanakan pada tanggal 9 Desember 2009 yang lalu,” ujar Sekretaris LSM FKA Munawari kepada Metro7, Sabtu (6/2) kemarin.
Dikatakannya, masyarakat HSU meminta kepada DPRD HSU untuk menolak perpanjangan jabatan Sekda HSU yang sekarang karena yang bersangkutan pada bulan April 2010 nanti sudah memasuki masa pensiun, ujarnya.
“Kami minta DPRD HSU untuk menolak dengan tegas perpanjangan masa pensiun dengan memperpanjang jabatan Sekda HSU,” papar pria yang terkenal vokal ini.
Ia tegaskan, untuk jabatan-jabatan strategis seharusnya Bupati memberikan ruang dan kesempatan kepada putera-putera HSU, jangan menempatkan pejabat yang bukan asli orang banua. “Masih banyak putera terbaik HSU yang mampu, terserah siapa saja orangnya yang penting Bupati bisa menghargai warga masyarakatnya sendiri,” tegas Munawari.
Pejabat Sekda sekarang lanjutnya, menurut penilaian banyak kalangan tidak bisa menempatkan diri dimasyarakat, dimana seharusnya sebagai pejabat daerah harus banyak-banyak memasyarakat.
“Yang bersangkutan kami nilai tidak memenuhi persyaratan, karena dari segi kesehatan saja sudah banyak yang kurang dan secara phisikologis pendengaran dan penglihatan yang bersangkutan sudah terganggu,” tambahnya lagi.
Tidak hanya Sekda HSU yang bakal mereka sorot. Ada beberapa pejabat daerah lainnya juga mendapat sorotan dari FKA, karena dinilai sarat dengan kepentingan dan nepotisme. Seperti Kepala Bawasda HSU sementara isterinya menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan dan Asisten I Sekretariat Daerah HSU sementara isterinya menjabat sebagai Kepala BKKBN. “Jabatan mereka tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan masing-masing,” tandasnya lagi. metro/ist
Sudah Dibaca Kali








